Minggu, 15 Januari 2012
Penumpukan sampah di tahun baru 2012
Di awal tahun kita di sambut dengan penumpukan sampah yang terjadi di sepanjang jalan-jalan dan tempat yang menjadi target utama dalam tahun baru. Hal ini tidak dapat di hindari lagi, dari tahun ke tahun volume sampah di tahun baru semakin meningkat drastis.
Pembuangan sampah yang sembarangan ini memang membuat para pembersih jalanan kewalahan. Hal ini terjadi karena tidak adanya kesadaraan masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Sampah makanan mendominasi pada pesta perayaan kemarin.
Menurut Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Eko Bharuna, total sampah malam tahun baru mencapai 6.745 ton. Volume sampah tertinggi berada di kawasan Ancol dan Monas. Dua lokasi ini memang menjadi salah satu pusat perayaan tahun baru di Jakarta.
fakta yang terjadi di lapangan. Sebanyak 3.311 petugas dinas kebersihan dikerahkan di lima wilayah kota Jakarta untuk membersihkan sampah-sampah itu. Sedangkan total truk pengangkut sampah yang dikerahkah sebanyak 407 dengan 20 buldoser.
Padahal tempat sampah telah tersedia, namun masyarakat tidak memiliki kesadaraan untuk membuangnya. Hal ini sangat di sayangkan, dan ini membuat tugas pembersih jalanan kewalahan. Seharusnya Pemerintah Daerah lebih meningkatkan upaya pembersihannya kembali. Namun, pada kenyataannya daerah yang bersih dan lingkungan yang terhindar dari polusi sampah masih jauh dari harapan. Inilah salah satu potret dari kehidupan masyarakat yang hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa memandang hal yang mungkin terjadi di masa akan datang. Polusi sampah yang tidak segera di bersihkan akan mengganggu kesehatan masyarkat itu sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar