Kamis, 20 Maret 2014

KUTIPAN DAN CATATAN KAKI



BAHASA INDONESIA 2
KUTIPAN DAN CATATAN KAKI
A.    CATATAN KAKI
PENGERTIAN CATATAN KAKI
Catatan kaki adalah sebuah daftar keterangan khusus yang kemudian ditulis dan ditempatkan di bagian bawah pada setiap lembaran akhir sebuah karangan ilmiah yang bersangkutan sebelumnya.
            FUNGSI CATATAN KAKI
a.       Untuk memberikan keterangan dan komentar
b.      Untuk menjelaskan mengenai sumber kutipan
c.       Menyimpulkan sebuah keterangan tambahan

JENIS CATATAN KAKI
Dalam catatan kaki terdiri dua bagian, yaitu :
a.       Angka sebagai penunjukan yang di tempatkan berada keatas setengah spasi
b.      Isi dari catatan kaki sebagai isi dari catatan kaki yang dimana dalam isi tersebut akan diberi corak atau tanda yang berbeda terhadap jenis atau macam catatan kaki.

CARA-CARA MEMBUAT CATATAN KAKI
Di bawah ini beberapa cara membuat catatan kaki sebagai berikut :
a.       Sediakan tempat yang cukup pada kaki halaman tersebut sehingga margin bawah tidak boleh lebih sempit dari 3cm sesudah diketik baris terakhir dari catatan kaki
b.      Pada sebuah baris yang terakhir dari teks, dalam 3 spasi harus dibuat sebuah garis dimulai dari margin kiri sepanjang 15 kemudian ketikan dengan huruf kapital atau 18 ketikan dengan huruf elite
c.       Lalu dalam jarak 2 spasi dari garis yang sudah tertera dalam jarak 5-7 ketikan dari margin kiri diketik nomor penujuk
d.      Kemudian dari sebuah nomor penunjuk, setegah spasi kebawah mulai diketik baris pertama dari catatan kaki
e.       Jarak antara baris dalam catatan kaki adalah spasi rapat, sedangkan jarak antar catatan kaki pada halaman yang sama adalah 2 spasi.
    
B.     KUTIPAN
PENGERTIAN KUTIPAN
Kutipan merupakan suatu kalimat atau pendapat seseorang baik pengarang maupun orang lain yang berasal dari buku maupun majalah atau artikel. Dalam hal mengkutip perlu di perhatikan bahwa melakukan pengkutipan harus sewajarnya jangan sampai apa yang kita tulis tersebut hampir berisikan semua kutipan. Hal tersebut di lakukan agar tidak merusak alur tulisan yang telah dibuat sebelumnya. Dalam hal mengkutip dapat di ambil dari pernyataan lisan maupun tulisan. Jika dalam bentuk lisan bisa berbentuk wawancara ataupun pidato. Tetapi, hal tersebut harus dikonfirmasikan dengan narasumber untuk izin dicantumkannya dalam tulisan sebelum di publikasikan. 

FUNGSI KUTIPAN
a.         Menunjukkan kualitas ilmiah yang lebih tinggi
b.         Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan
c.         Mencegah pengulangan penulisan data pustaka
d.        Meningkatkan estetika penulisan
e.         Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah terkait dengan data pustaka

MACAM-MACAM KUTIPAN
Pada dasarnya kutipan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
a.         Kutipan Langsung
Kutipan langsung adalah kutipan yang berasal dari hasil pendapat orang lain atau bisa di katakan pengkutipan yang dalam penyajiannya tersebut serupa dengan sumbernya yang meliputi kata maupun kalimatnya dari sebuah teks aslinya. Dalam penulisan kutipan langsung kita sebutkan referensinya dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, dan nomer halamannya.
b.         Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tak langsung adalah kutipan yang berasal dari hasil pendapat orang lain atau bisa di katakan pengkutipan yang dalam penyajiannya tersebut tidak serupa dengan sumbernya. Pengkutipannya lebih cenderung menggunakan bahasa atau kalimat sendiri.
CARA-CARA MENGKUTIP
a.       Kutipan Langsung
Di bawah ini beberapa cara melakukan pengkutipan secara langsung sebagai berikut :
Ø       Kutipan langsung yang tidak lebih dari 4 baris
a.    Kutipan itu diintegrasikan langsung dengan teks
b.   Jarak antara baris degan baris sebanyak dua spasi
c.    Kutipan harus diapit dengan tanda kutip
d.   Setelah kutipan selesai, kemudian diberikan nomor urut penunjukan setengah spasi keatas atau dalam tanda baca buka kurung ditempatkan nama singkat pengarang,tahun terbit, dan nomar halaman tempat terhadap kutipan tersebut                                                 
Ø Kutipan langsung yang lebih dari 4 baris
a.    Kutipan harus dipisahkan dari teks dalam jarak 2,5 spasi
b.   Kemudian jarak antara baris dengan baris kutipan satu spasi
c.    Kutipan tidak diapit dengan tanda kutip
d.   Sesudah kutipan selesai, kemudian diberikan nomor urut penunjukan setengah spasi keatas atau dalam tanda baca buka kurung ditempatkan nama singkat pengarang,tahun terbit dan nomor halaman tempat terhadap kutipan tersebut
e.    Seluruh kutipan itu dimasukan kedalam 5-7 ketikan, apabila kutipan itu dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama dari kutipan itu dimasukan lagi 5-7 ketikan
b.      Kutipan tak langsung
Di bawah ini beberapa cara melakukan pengkutipan secara tak langsung sebagai berikut :
a.       Kutipan itu diintegrasikan dengan teks
b.      Jarak antara baris sebanyak dua spasi
c.       Kutipan tidak dapat diapit dengan tanda kutip
d.      Sesudah kutipan selesai, kemudian diberikan nomor urut penunjukan setengah spasi keatas atau dalam tanda baca buka kurung ditempatkan nama singkat pengarang,tahun terbit, dan nomor halaman tempat terdapat kutipan tersebut
   
PERBEDAAN ANTARA CATATAN KAKI DENGAN KUTIPAN
Perbedaannya bisa kita lihat yaitu jika kutipan lebih cenderung mengambil pendapat orang lain dan dalam segi pengkutipannya seperti pendapat individual dan pengkutipan tidak boleh dilakukan semuanya dari teks hanya dibolehkan sebagian saja, sedangkan catatan kaki lebih cenderung melakukan pengkutipan semua pendapat yang ada dari teks yang bersangkutan yang menjadi acuan dalam sumber pencarian dan biasanya di tulis dan ditempatkan di bagian bawah lembar karangan ilmiah.


CONTOH
Kutipan



 Catatan Kaki








  
 
Referensi :